Postingan

Para Peneliti Berhasil Menemukan Kuburan Mammoth Berusia 200.000 Tahun

Jakarta -  Para peneliti di Inggris berhasil menemukan kuburan raksasa berisi dengan sisa-sisa tulang dari lima ekor massive yang mati selama zaman es terakhir di tempat yang sekarang menjadi di Swindon, sebuah kota di Inggris barat daya. Kuburan terdiri satu monstrous bayi, dua remaja dan dua dewasa. Menurut DigVentures, organisasi arkeologi di Inggris yang memimpin penggalian, di samping sisa-sisa mammoth mereka juga menemukan alat-alat batu buatan manusia purba Caveman , seperti kapak tangan dan alat batu kecil yang dikenal sebagai pencakar, yang digunakan untuk membersihkan kulit binatang. "Menemukan tulang massive adalah hal yang luar biasa. Tapi menemukan mammoth dengan usia tua dan terpelihara sangat baik serta berdampingan dengan alat Caveman adalah yang fantastis," kata Lisa Westcott Wilkins, salah satu pendiri DigVentures sebagaimana dikutip Live Scientific research. Adapun monstrous ditemukan oleh pemburu fosil amatir, Sally dan Neville Hollingworth. Awalnya mereka...

Seorang Pria Pemegang Rekor Dunia Tak Tidur Selama 11 hari dan Mengalami Efek Halusinasi Hingga Paranoia

Jakarta -  Pada 1964, seorang pemuda asal Amerika Serikat (AS) Randy Gardner memecahkan rekor dunia tidak tidur paling lama, yakni 11 hari dan 25 menit (264,4 jam). Ia berhasil memecahkan rekor yang dipegang oleh DJ Tom Beat di Honolulu, Hawaii, yang tetap terjaga selama 260 jam. Awalnya Randy bersama temannya, Bruce McAllister, hanya ingin membuat proyek sains sekolah mengenai kebutuhan tidur manusia. Akhirnya mereka berunding dengan melempar koin untuk menentukan siapa yang akan menjadi objek proyek. Randy kalah dalam undian dan bersiap menjadi ' kelinci percobaan '. Eksperimen ini sampai menarik perhatian peneliti tidur dari Universitas Stanford, Dr William C. Dement. Jika saja bukan karena media lokal yang meliput mereka, eksperimen bergadang ini bisa saja berakhir dengan ketidakjelasan. "Saya mungkin satu-satunya orang di earth ini pada saat itu yang benar-benar melakukan penelitian tidur," kata Dement kepada BBC. "( Orang tua Randy) sangat khawatir bahwa in...

Alarm Kebakaran di Stasiun Luar Angkasa Menyala, Berikut Penyebabnya !

Jakarta -  Astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Room Station/ISS) dibuat panik pada Kamis (9/9) pagi. Alarm kebakaran di stasiun tersebut menyala secara tiba-tiba. Para astronaut mengaku melihat asap dari plastik terbakar yang ada di area kosmonaut Rusia beroperasi. Roscosmos , lembaga antariksa dari Rusia, mengatakan insiden tersebut terjadi di modul Zvezda, yang kala itu tengah mengisi daya baterai stasiun. Semua sistem diklaim sudah kembali beroperasi secara regular pasca-insiden. Filter udara juga dihidupkan sebagai respons atas peristiwa tersebut, sekaligus mengembalikan kualitas udara. Stasiun luar angkasa ISS saat ini dioperasikan oleh tujuh astronaut. Mereka adalah Mark Vande Hei, Shane Kimbrough, dan Megan McArthur dari NASA; Oleg Novitsky dan Pyotr Dubrov dari Roscosmos; Akihiko Hoshide dari JAXA (badan antariksa Jepang); serta Thomas Pesquet dari ESA (badan antariksa Eropa). Di hari yang sama, Novitsky dan Dubrov melakukan space walk atau berjal...

Para Peneliti Berhasil Membuat Kamera Super Kecil Hanya Sebesar Butir Garam

Jakarta -  Peneliti di AS berhasil membuat kamera berukuran lebar setengah milimeter dengan hasil foto setara kamera dengan lensa bervolume 500.000 kali lebih besar. Kamera itu dibuat oleh para peneliti dari College of Princeton, bekerja sama dengan peneliti di College of Washington. Teknologi ini nantinya bisa digunakan untuk kebutuhan medis atau alat penginderaan robot super kecil . Adapun studi telah dijelaskan dalam sebuah makalah yang terbit di jurnal Nature Communications. Kamera very kecil dapat berjalan dengan mulus berkat benda yang disebut metasurface. Metasurface ini dilapisi 1,6 juta tiang silinder seukuran partikel human immunodeficiency (HIV). Setiap tiang berfungsi sebagai antena optik dengan desain yang sangat presisi. Tanpa tiang silinder, kamera tidak bisa menangkap semua cahaya yang dipantulkan suatu objek dengan baik. Setelah cahaya berada di metasurface, cahaya akan mencapai optik dan diproses oleh algoritma melalui sinyal. Seluruh proses pengaturan ini disebut...

Para Ilmuwan Berhasil Menemukan Gading Mammoth Berusia 100.000 Tahun di Dasar Laut

Jakarta -  Bagi orang awam, seonggok benda panjang berwarna hitam yang tergeletak di dasar laut ini mungkin dikira hanya batang kayu biasa. Namun bagi para ilmuwan, itu adalah benda bersejarah yang sangat berharga, yakni gading mammoth sepanjang 1 meter. Tim peneliti dari Monterey Bay Aquarium Research Study Institute menemukan gading mammoth tersebut pada 2019 saat menjelajahi gunung bawah laut di kedalaman 3.000 meter di bawah permukaan laut. Awalnya, para peneliti Monterey Bay tidak bermaksud mencari gading mammoth. Mereka justru sedang menjelajah laut dengan menggunakan robot kapal selam tanpa awak untuk mencari spesies baru. "Kamu mulai 'mengharapkan hal yang tidak terduga' ketika menjelajahi laut dalam, tetapi saya masih terkejut bahwa kami menemukan gading purba massive," kata Steven Haddock, ilmuwan senior di Monterey Bay Aquarium Research study Institute, sebagaimana dikutip Scientific research Alert. Berdasarkan penelitian, gading massive yang ditemukan kal...

Berikut Cara Mengajak Kaum Anti-Vaksin Agar Mau Divaksinasi

Jakarta -  Persebaran misinformasi dan teori konspirasi menimbulkan masalah bagi penanganan COVID-19. Sebab, hoaks menyesatkan tersebut bisa bikin orang jadi anti-vaksin, yang pada gilirannya menghambat munculnya herd immunity guna menekan kasus virus corona. Buat kamu yang punya orang terdekat penganut anti-vaksin, mungkin kamu bertanya-tanya bagaimana cara untuk bikin dia 'tobat' dan mau disuntik vaksin? Para peneliti pun bertanya hal yang sama, dan kini mereka menemukan jawabannya. Menurut riset terbaru yang dipublikasi di British Journal of Health and wellness Psychology pada 18 Juli 2021, seorang anti-vaksin dapat luluh dengan pendiriannya dan mau disuntik vaksin jika teman-teman dan keluarganya secara terbuka menerima vaksin. Temuan ini menunjukkan bahwa pandangan teman pro-vaksin dapat bermanfaat untuk mengurangi dampak negatif dari mentalitas konspirasi pada orang anti-vaksin . "Temuan kami menunjukkan bahwa ketika teman dan keluarga menyetujui vaksinasi, keyakinan...

Studi Mengatakan Tubuh Burung Semakin Kecil Karena Dampak Perubahan Iklim

Jakarta -  Tubuh burung semakin menyusut akibat perubahan iklim, menurut riset terbaru yang terbit di jurnal Scientific research Developments, Jumat (12/11). Perubahan ini bahkan ditemukan pada burung di hutan hujan Amazon yang relatif tidak tersentuh manusia. Kesimpulan tersebut disampaikan para peneliti usai mereka mempelajari lebih dari 15.000 burung non-migrasi dari 77 spesies berbeda di hutan hujan Amazon selama 40 tahun. Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa hampir semua tubuh burung menjadi lebih ringan sejak 1980-an dan diduga disebabkan oleh perubahan iklim . Rata-rata burung di hutan hujan Amazon kehilangan sekitar 2 persen dari berat badan mereka setiap dekade. Untuk spesies burung yang beratnya sekitar 30 gram (1 ons) pada 1980-an, misalnya, populasi sekarang rata-rata hanya memiliki berat 27,6 gram (0,97 ons). Studi tersebut juga mengungkapkan bahwa lebar sayap semakin besar pada sepertiga spesies burung Amazon yang diteliti. "Burung-burung ini tidak terlalu bervari...